File Baru: Penentuan Awal Bulan

October 7, 2007

Beberapa saat lalu, kami mendapat email dari vbaitullah.or.id bahwa pihak mereka telah mengupload file audio berupa ceramah Penentuan Awal Bulan Ramadhan dan Syawal oleh Ust. Zainal Abidin. Ceramah ini merupakan rekaman dari kajian fiqih yang disiarkan secara langsung oleh Radio Dakta 107 FM pada tanggal 6 Oktober 2004. Mengingat pentingnya dan urgensinya,  –karena mendekati Idul Fitri nanti — kamipun mendengarkan dan mencoba untuk menguraikan secara ringkas mengenai isi ceramah tersebut.

Pertama-tama sebagai muqaddimah ust. Zainal menjelaskan tentang memulai Ramadhan dengan metode rukyah dan hisab. Beliau mengajak kembali kepada sejarah keberadaan masing-masing metode . Selanjutnya beliau membawakan perkataan para ulama’ mengenai metode rukyah dan mereka yang telah menyatakan bahwa telah terjadinya ijma’. Kemudian beliau mulai mengupas  lebih dalam lagi hal-hal yang mendasari perbedaan metode rukyah dan hisab.

Setelah semua penjelasan di atas jelas, beliau menguatkan metode rukyah. Simak penjelasan beliau ini pada file sesi-2, termasuk argumentasi-argumentasi yang beliau sampaikan untuk menjawab apa yang biasa diutarakan oleh para pengguna metode hisab. Seperti

“kalau pake hisab itu lebih pasti karena terukur dengan ilmunya”,

“kalau tidak mau pake hisab dan harus pake rukyah, mengapa kalau waktu shalat kita pake perhitungan hisab dan jadwal waktu yang sudah ditentukan?”

dan pernyataan-pernyataan lainnya. Kami kira bagian kedua ini merupakan bagian yang sangat penting. Jika anda tidak memiliki banyak waktu namun ingin mengambil maksud dari ceramah ini, atau katakanlah jika anda tidak tertarik sekalipun, kami sarankan agar (setidaknya) anda mendengarkan bagian ini. Durasinya sekitar 22 menit saja.

Pada 2 bagian terakhir merupakan sesi tanya jawab dengan pendengar. Kedua bagian ini cukup bagus karena menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul seputar apa yang telah dibahas.

“Bagaimana jika ada perbedaan waktu padahal sama-sama menggunakan metode rukyah? Manakah yg harus diikuti?”

Dan pertanyaan mengenai metode hisab yang tertinggal,

“Bagaimana jika ‘rukyah hilal’ pada hadits tersebut diartikan sebagai bukan melihat secara langsung, tapi dengan pemikiran atau penilaian (yang dekat dengan pengertian hisab)?”

Akhirnya kami sangat menyarankan kepada anda yang peduli terhadap masalah ini untuk mengetahui secara lebih dalam lagi. Jika anda sudah pernah mendengarkan polemik serupa, tidak ada salahnya untuk menambah khazanah ilmu pengetahuan kita. Silahkan download di sini:

  1. Penentuan-Awal-Bulan-2004-Okt-06-sessi1
  2. Penentuan-Awal-Bulan-2004-Okt-06-sessi2
  3. Penentuan-Awal-Bulan-2004-Okt-06-sessi3
  4. Penentuan-Awal-Bulan-2004-Okt-06-sessi4

Dan kamipun telah membuatkan mirrornya sebagai alternatif download.

comments powered by Disqus